Minggu, November 8, 2026
No menu items!
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaINTERNASIONALAbdul Mu'ti ' Ungkap alasan kembali diberlakukannya mekanisme penjurusan

Abdul Mu’ti ‘ Ungkap alasan kembali diberlakukannya mekanisme penjurusan

LintasbuanaNews – Pendidikan dasar dan mengah membuka peluang penjurusan di jejang SMA pada tahun 2027.

“Mungkin nanti ada modifikasi-modifikasi tertentu yang kita rancang mengikuti dinamika keilmuan dan juga kesiapan para murid SLTA untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi,” kata Abdul Mu’ti Mendikdasmen di Jakarta , Kamis (5/11/2026).

Pengetahuan dasar siswa masih terbilang minim

Mu’ti juga mengungkap alasan kembali diberlakukannya mekanisme penjurusan
IPA, IPS dan Bahasa di SMA mulai ajaran 2027/2028. Menurut Mu’ti, pengadaan penjurusan ini sebenarnya diperlukan karena ternyata selama ini pengetahuan dasar siswa yang lanjut ke perguruan tinggi masih terbilang minim.

Oleh karena itu, ia berharap dengan adanya penjurusan, siswa dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik lagi ketika masuk perguruan tinggi. “Sehingga ketika mereka masuk ke jenjang perguruan tinggi akan lebih siap lagi sesuai dengan bidang keilmuannya,” ujarnya.

Pelaksanaan TKA sudah menerapkan penjurusan

Meski penjurusan baru akan dihadirkan kembali pada awal tahun ajaran mendatang, kata Mu’ti, sebenarnya pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sudah menerapkan penjurusan. Karena siswa saat mendaftar TKA diminta memilih mata pelajaran pilihan yang berorientasi dengan pilihan jurusan yang diperlukan untuk mendaftar perguruan tinggi.

“Karena tes TKA itu, tes kemampuan akademik, selain ada mata pelajaran yang wajib, juga ada mata pelajaran pilihan yang oleh para murid menjadi pilihan untuk memandu mereka melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi,” ungkapnya. “Dan tes kemampuan akademik oleh para rektor perguruan tinggi negeri, kemudahan juga swasta termasuk di dalamnya, menjadi salah satu aspek dalam penerimaan mahasiswa baru jalur nontes,” ucap dia. ( *** )

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments